Home » Puisi Sedih » Kumpulan Puisi Perpisahan Terbaru

Kumpulan Puisi Perpisahan Terbaru

Tuesday, July 16th 2013. | Puisi Sedih

   Puisi Perpisahan –  Takdir adalah sesuatu yang tidak mungkin bisa kita pungkiri baik itu dalah keindahan maupun di dalam sebuah kesedihan yang menerpa hati. Namun semua itu adalah proses agar kita menjadi semakin bijak dalam berpikir dan bijak dalam menyikapi kehidupan dengan penerimaan akan sebuah kenyataan dengan ketulusan hati.

    Ketika semua orang tertidur banyak hal dan banyak kesan yang di dapatkan dengan keanekaragamannya. Ketika mimpi itu indah, tidur pajang akan terasa sangat singkat namun ketika tidur dan bermimpi akan sesuatu yang tidak indah 6 jam bagaikan 3 tahun.

Puisi Perpisahan

Terbangun Dari Tidur Panjang

Karya: RC

Aku terbangun dari tidur panjang selama 3 tahun
Seperti seekor beruang tertidur saat musim dingin tiba
Menunggu musim panas yang cerah tanpa kabut dan hujan
Aku terbangun dari tidur panjang selama 3 tahun
Melewati setiap metamorfosis kupu-kupu untuk menjadi dirinya seutuhnya
Untuk bisa terbang mengelilingi dunia dengan sayapnya sendiri tanpa bantuan siapapun
Aku terbangun dari tidur panjang selama 3 tahun
Membantu sang lebah membangun sarangnya sebagai tempat menyimpan madu
Bukan untuk siapa-siapa tapi untuk menghidupi dirinya sendiri jika musim dingin tiba
Aku terbangun dari tidur panjang selama 3 tahun
Dalam mimpiku aku masih belajar untuk berjalan sendiri tanpa indukku
Agar bisa mencari makanan sendiri, tidak lagi menyusui seperti seekor anak kucing
Aku terbangun dari tidur panjang selama 3 tahun
Melihat teman-temanku terbang ke berbagai penjuru langit untuk mencari sarang yang baru
Meski di tengah jalan mereka bertemu sang pemangsa tapi tujuan mereka tetapi kokoh, mencari sarang baru
Aku terbangun dari tidur panjang selama 3 tahun
Teman-teman ku pun sama, baru saja terbangun dari tidur panjangnya selama 3 tahun
Dan kini kita benar-benar terbangun
Karena kita masih bisa merasakan satu sama lain meski tidak di tempat tidur yang sama
Ketika ku buka tirai jendela kamarku, aku melihat sesuatu yang berbeda
Kita bukan lagi menjadi sekelompok biri-biri dalam satu kandang yang setiap pagi selalu di beri makan oleh sang gembala
Kita telah berubah menjadi seekor cheetah yang bisa berlari kencang untuk mendapatkan mangsa kita (sendiri)

Ditulis ketika saya baru saja bangun dari tidur
Bukan 3 tahun tapi hanya 6 jam yang lalu.

Cat : Puisi Sedih, tags: Puisi Cinta, Puisi Perpisahan, Puisi Sedih

Comment For Kumpulan Puisi Perpisahan Terbaru

Related Post

Latest